Pembangunan Aplikasi Pembangkit Partitur Not Angka Angklung

Please download to get full document.

View again

of 5
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Information Report
Category:

World Religions

Published:

Views: 38 | Pages: 5

Extension: PDF | Download: 0

Share
Related documents
Description
Angklung is a traditional music instrument originated from West Java, Indonesia that uses chipper notation for its score. Chipper notation is used because it's easier to read than common notaion. A wide range of applications to support the making
Transcript
  Prosiding Seminar Teknik Informatika dan Sistem Informasi Bandung, 9 April 2015 ISBN: 978-602-72127-1-8 202 Pembangunan Aplikasi Pembangkit Partitur Not Angka Angklung Aulia Zahrina Qashri 1 , Oscar Karnalim 2   S1 Teknik Informatika Universitas Kristen  Maranatha   Jl. Prof. drg. Suria Sumantri no. 65,  Bandung   ! "#$%"&"'(%)"*+,"%$-./, 1 /2."(-3"()"$%,*%4,"(")"4'"-/(+  Abstract     —   Angklung is a traditional music instrument srcinated from West Java, Indonesia that uses chipper notation for its score. Chipper notation is used because it’s easier to read than common notaion. A wide range of applications to support the making of common notation are available, but there are only a few tools available that can support the making of chipper notation. Originally, most angklung scores are handwritten. The current tools available that can be used to computerize chipper notation are not suitable enough for the making of an angklung score. Therefore, it is needed to develop a new way of making an angklung score so that it will be more effective and efficient. In this research, a web-based application was built to support the making of an angklung score. Web-based was chosen due to its flexibility, simplicity, and availability in many platforms. User only needs to use a browser to run this application. This application supports multi-lines feature and is user-friendly. Moreover, this application is also able to convert the project result into HTML or XML format. Keywords    —   angklung, chipper notation, creator, music score, web-based application I.   P ENDAHULUAN  Angklung adalah alat musik berbahan dasar bambu, yang dimainkan dengan cara digetarkan dan terkategorisasi dalam alat musik idiophone  [1]. Berbeda dengan partitur alat musik  pada umumnya, not angka lebih sering digunakan dalam  partitur angklung karena kemudahan pembacaan not. Aplikasi  pembangkit partitur musik sudah cukup banyak berkembang namun sebagian besar terfokus pada not balok. Beberapa aplikasi pembangkit partitur musik yang berbasis not balok adalah MuseScore, Sibelius, dan GarageBand [2][3][4]. Sedangkan pembangkit partitur musik berbasis not angka adalah KlungBot Maestro dan MIDICreator [5][6]. Kedua aplikasi terkait kurang mampu memenuhi kebutuhan  pembuatan partitur angklung karena tujuan utama dari kedua aplikasi tersebut bukanlah mengotomatisasi penulisan partitur musik. KlungBot Maestro mampu menampilkan partitur angka untuk alat musik angklung namun penulisan not angka tersebut harus disertai dengan sintaks dimana hal ini tentu akan menyulitkan pada pengguna awam. MIDICreator dapat digunakan untuk membangkitkan not angka secara umum namun tidak mendukung fitur multi- baris yang sangat dibutuhkan dalam pembuatan partitur angklung (fitur multi- baris berperan besar dalam pembuatan partitur angklung karena beberapa alat perlu dimainkan dalam waktu yang  bersamaan). Kurangnya kecocokan beberapa aplikasi terkait terhadap kebutuhan pembuatan partitur angklung menyebabkan sebagian besar penulis partitur angklung memilih untuk menulis partitur secara manual (dengan tulisan tangan). Menindaklanjuti kebutuhan para penulis partitur angklung, maka pada penelitian ini dibangun sebuah aplikasi  pembangkit partitur not angka angklung yang mendukung fitur multi-baris dan ramah pengguna (pengguna tidak perlu mengerti dan menghafal sintaks). Aplikasi ini dibangun dalam lingkungan web guna mendukung kemudahan pemakaian aplikasi. Pengguna hanya memerlukan peramban untuk menjalankan aplikasi. Aplikasi ini juga dilengkapi beberapa fitur sederhana yang dapat membantu pengguna seperti mengkonversi hasil kedalam format HTML ataupun XML. II.   P ENELITIAN TERKAIT  Aplikasi pembangkit partitur musik sudah cukup banyak dikembangkan. Beberapa diantaranya adalah MuseScore, Sibelius, GarageBand, KlungBot Maestro, dan MIDICreator. Aplikasi MuseScore, Sibelus, dan GarageBand adalah  pembangkit partitur musik yang berbasis not balok dan digunakan untuk komposisi musik [2][3][4]. Ketiga aplikasi ini dapat mengekspor partitur menjadi file audio sehingga  pengguna dapat mendengarkan bagaimana komposisi musik yang sudah dibuat. KlungBot Maestro adalah aplikasi yang bertujuan untuk mengorganisasi dan menjalankan angklung robot secara otomatis [5]. Aplikasi ini juga dapat digunakan untuk menvisualisasikan not angka dalam angklung namun perlu direpresentasikan dalam aturan kaidah sintaks tertentu. Sintaks tersebut digunakan untuk merepresentasikan elemen-elemen not angka. Penggunaan sintaks ini tentu saja dapat menjadi kesulitan tersendiri bagi pengguna dimana pengguna harus mengingat dan mengerti sintaks dalam pembuatan  partitur.  ISBN: 978-602-72127-1-8 Prosiding Seminar Teknik Informatika dan Sistem Informasi Bandung, 9 April 2015 203 MIDICreator merupakan aplikasi konversi berkas not angka ke berkas file MIDI [6]. Aplikasi ini juga dapat digunakan untuk membentuk partitur not angka, namun aplikasi ini tidak mendukung penggunaan beberapa baris not angka dalam satu bar. Fitur tersebut sangat dibutuhkan oleh  penulis partitur angklung karena beberapa alat perlu dimainkan dalam waktu yang bersamaan. Aplikasi yang dibangun pada penelitian ini berfungsi serupa seperti salah satu fitur pendukung pada aplikasi KlungBot Maestro dan MIDICreator yaitu untuk membangkitkan notasi partitur not angka khususnya angklung. Perbedaan utama antara aplikasi ini dengan kedua aplikasi yang telah dijabarkan sebelumnya adalah aplikasi ini mendukung fitur multi-baris dan dapat digunakan tanpa perlu memahami sintaks penulisan. III.   A  NALISIS ,  DESAIN ,  DAN IMPLEMENTASI  Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Budi, dkk., terdapat lima jenis aransemen angklung yatu legacy , klasik, arumba, kor, dan orchestra [5]. Guna mengakomodasi kebutuhan penulisan kelima jenis aransemen tersebut, maka aplikasi pembangkit partitur angklung dibangun dengan fitur-fitur berikut: 1.   Penambahan informasi umum dari partitur, seperti  judul, komposer, dan nada dasar. 2.   Akomodasi pembuatan bar (penambahan/  pengurangan bar), baris melodi, baris untuk tanda musik ( musical   signs ), akor di atas, dan akor di  bawah bar. 3.   Fitur untuk menuliskan teks bebas dibawah setiap bar guna mengakomodasi penulisan lirik lagu ataupun catatan jika perlu. 4.   Fitur multi baris dimana pengguna dapat menambahkan hingga 12 baris melodi. Fitur ini diterapkan untuk mengakomodasi aransemen jenis orkestra dengan soprano , alto , tenor , dan bass . Setiap baris melodi dapat mengakomodasi empat  jenis panjang not yang tertera pada Tabel I. T ABEL I J ENIS -J ENIS P ANJANG  N OT [7] Nama   Nilai   Simbol   Not Balok   Semibreve / whole note (nada penuh) 4 crotchets    Minim / half note (nada setengah) 2 crotchets   Crotchet  / quarter note (nada seperempat) 1 crotchet    Quaver / eight note (nada seperdelapan) !   crotchet    Semiquaver / sixteenth note (nada seperenambelas) "   crotchet    5.   Setiap bar dapat mengakomodasi ketukan 4/4. 6.   Baris melodi dapat mengakomodasi tiga jenis kumpulan triplet, yaitu crotchet    hemiola  (Gambar 1  baris ke-1), quaver   triplet   (Gambar 1 baris ke-2), dan semiquaver   triplet   (Gambar 1 baris ke-3) 7.   Akomodasi penulisan not sharp  dan  flat   yang tentera  pada Gambar 2. Not sharp  adalah not yang dinaikkan sebanyak !  nada dari nada aslinya ( natural ). Sedangkan not  flat   adalah not yang diturunkan sebanyak !  nada dari nada aslinya ( natural ). Gambar 1. Kumpulan triplets dan hemiola yang diakomodasi aplikasi [8] Gambar 2. Nada D sharp, D natural, dan D flat pada skala B flat major  beserta transkripsi not angka [9] 8.   Fitur penulisan not angka dari do hingga si dengan  jarak oktaf dari C2 hingga C6 [10]. Oktaf C2 dan C3 direpresentasikan dengan titik dibawah not dimana C2 memiliki 1 titik dan C3 memiliki 2 titik. C5 dan C6 direpresentasikan dengan titik diatas not dimana C5 memiliki 1 titik dan C6 memiliki dua titik. Contoh penulisan not angka dapat dilihat pada Gambar 3. Pada gambar 3 terdapat contoh penulisan nada mi dari oktaf C2,C3,C4,C5, hingga C6 (terurut dari kiri ke kanan). Gambar 3. Penulisan not angka mi dari C2 hingga C6 9.   Akomodasi penulisan lima simbol musik yang sering digunakan dalam partitur angklung. Lima simbol musik tersebut dapat dilihat pada Tabel II. TABEL   II DAFTAR    SIMBOL   MUSIK    PADA   PARTITUR    ANGKLUNG   [11] Nama   Simbol    Dal Segno    Da Capo   Segno   Coda   Fermata    Prosiding Seminar Teknik Informatika dan Sistem Informasi Bandung, 9 April 2015 ISBN: 978-602-72127-1-8 204 10.   Fitur otomatisasi penataan letak halaman sesuai dengan jumlah baris dalam bar guna menghindari  baris melodi per bar yang terpisah halaman. Contoh kasus baris melodi dalam satu bar yang terpisah halaman dapat dilihat pada Gambar 4 dimana satu  baris bar dapat terpisah dalam dua halaman. Contoh hasil yang diharapkan dapat dilihat pada Gambar 5 dimana baris bar akan diturunkan ke halaman  berikutnya jika baris tersebut tidak dapat dialokasikan pada halaman awal. Gambar 4. Contoh kasus baris melodi dalam satu bar yang terpisah halaman Gambar 5. Contoh hasil yang diharapkan Fitur-fitur yang telah dijabarkan sebelumnya dapat diaktifkan dengan mengisi langsung pada  field  , menekan tombol, menggunakan shortcut  , ataupun terimplementasi secara otomatis. Hal ini tentu saja diterapkan demi kenyamanan pengguna. Beberapa fitur yang diaktifkan dengan mengisi langsung  pada field adalah fitur penulisan not angka, menaikkan atau menurunkan oktaf pada not angka, dan menaikkan atau menurunkan sebanyak !  nada pada not angka dengan  penambahan tanda slash  untuk nada sharp  dan backslash  untuk nada  flat  . Selain itu, terdapat fitur yang memungkinkan  pengguna untuk memasukkan tanda musik dal   segno , da   capo , segno , coda , dan  fermata  secara langsung pada  field   yang terdapat pada baris anotasi. Beberapa fitur yang diaktifkan dengan menekan tombol atau menggunakan shortcut   adalah fitur untuk mengatur  panjang not menjadi quaver , semiquaver , atau triplet   dengan menambahkan sebuah atau dua buah garis di atas not angka dan fitur penambahan baris melodi, bar, baris anotasi, dan  baris pesan. Selain itu, terdapat beberapa fungsi yang dapat digunakan untuk mengatur tampilan pada partitur, yaitu fitur show / hide   border  pada baris melodi, baris anotasi, dan baris  pesan. Untuk mempermudah pengguna dalam menuliskan  partitur dengan beberapa bar yang sama, terdapat fitur copy    paste  bar. Dengan menggunakan fitur ini pengguna dapat memilih nomor bar yang akan di- copy  dan setelah nomor bar  berapa hasil copy tersebut akan di-  paste . Fitur pengaturan halaman diterapkan secara otomatis dimana pengaturan akan didasarkan pada jumlah bar dan baris dalam bar. Untuk setiap halaman terdapat ukuran tinggi dan lebar halaman. Ketika terjadi penambahan baris di dalam bar, secara otomatis tinggi bar juga ikut bertambah. Ketika tinggi seluruh bar dalam halaman melebihi tinggi halaman, sistem secara otomatis memindahkan bar terbawah pada halaman  berikutnya. Fitur ini juga berlaku ketika terjadi penambahan  bar pada halaman dan keseluruhan tinggi bar sudah melebihi tinggi halaman. Sehingga sistem akan menambahkan bar tersebut pada halaman yang baru. Fitur-fitur umum aplikasi juga diterapkan dalam aplikasi ini yaitu fitur simpan, buka, cetak, konversi ke HTML, dan konversi ke XML. Konversi ke HTML diterapkan agar hasil terkait dapat dibuka di semua komputer tanpa perlu melakukan instalasi aplikasi mengingat hampir setiap komputer dilengkapi dengan peramban. Contoh hasil konversi HTML lagu Waltzing Mathilda (bentuk partitur dapat dilihat  pada Gambar 6) dapat dilihat pada Gambar 7. Konversi ke XML diterapkan agar data hasil aplikasi dapat digunakan oleh  pihak ketiga. Pada format XML, pertama- tama terdapat tag “score” yang menandakan sebuah partitur. Setiap partitur mempunyai judul, nada dasar, arranger, dan kumpulan bar. Setiap bar memiliki nomor bar, baris anotasi, dan baris melodi. Di dalam baris anotasi terdapat not anotasi yang digunakan untuk menampung tanda-tanda musik atau tanda kor. Gambar 6. Partitur Waltzing Mathilda Dalam setiap baris melodi terdapat empat buah not sepanjang satu ketuk dengan tag “note0”. Jika dalam satu ketuk terdapat beberapa not, tag  lain akan dimasukkan di dalam tag “note0”. Untuk panjang setengah ketuk, digunakan tag   “note1”. Sedangkan untuk panjang seperempat ketuk  ISBN: 978-602-72127-1-8 Prosiding Seminar Teknik Informatika dan Sistem Informasi Bandung, 9 April 2015 205 digunakan tag “note2”. Untuk mengakomodasi n ot triplet  , digunakan tag   “note3” untuk quaver   triplet    dan “note4” untuk semiquaver  triplet. Contoh hasil konversi XML dapat dilihat  pada Gambar 8. Tag   score  yang terdapat pada Gambar 8 digunakan untuk menandakan sebuah partitur. Kemudian informasi umum  pa rtitur berupa judul “Waltzing Mathilda”, nada dasar “C (No. 6)”, dan arranger “Arr. Budi Supardiman” masing -masing disimpan pada tag title, key, dan arranger. Setelah informasi umum, terdapat tag bars yang digunakan untuk menyimpan kumpulan bar. Di dalam bar terdapat tag untuk menyimpan nomor bar (barno), baris anotasi (barannotation), dan baris melodi (line). Kemudian di setiap baris anotasi dan baris melodi terdapat tag note yang digunakan untuk menampung notasi angka, kor, atau tanda musik. Gambar 7. Contoh hasil konversi HTML Project yang dihasilkan oleh aplikasi ini disimpan dalam  bentuk file HTML yang tidak dapat diubah. Pemilihan format file tersebut bertujuan agar memudahkan pengguna jika ingin melihat dan mencetak ulang partitur tanpa perlu membuka aplikasi. Pengguna cukup membuka file HTML tersebut dengan peramban. Aplikasi ini dibuat berbasis web agar  pengguna tidak perlu install aplikasi dan cukup menggunakan  peramban saja untuk membuka aplikasi. Kemudahan akses terhadap aplikasi menjadi alasan utama pembuatan aplikasi  berbasis web. Contoh tampilan utama aplikasi dapat dilihat pada Gambar 9. Tampilan utama ini terdiri dari beberapa komponen yaitu sidebar, workarea, dan lowerbar. Sidebar terdiri atas menu dropdown untuk pengolahan file, tampilan, pemanggilan fungsi, dan menjalankan fitur copy-paste bar. Workarea merupakan tempat pengerjaan partitur. Lowerbar digunakan untuk menampilkan preview baris melodi yang aktif, menyimpan textbox yang digunakan untuk memasukkan notasi maupun shortcut, dan tombol-tombol untuk menggunakan fitur. Gambar 8. Contoh hasil konversi XML Gambar 9. Tampilan utama aplikasi   IV.   P ENGUJIAN  Aplikasi yang dibangun pada penelitian ini diuji melalui dua aspek utama yaitu aspek fungsionalitas dan aspek efektifitas. Kedua aspek ini diharapkan dapat menvalidasi aplikasi yang telah dibangun pada penelitian ini. Aspek fungsionalitas didasarkan pada pengujian secara  black box dimana kumpulan pasangan masukan dan harapan respon akan dicobakan pada aplikasi lalu respon aplikasi akan dibandingkan dengan harapan respon yang ada. Jika respon aplikasi sesuai dengan harapan respon, maka aplikasi tersebut lulus pengujian black box terkait fitur tersebut. Berdasarkan  Prosiding Seminar Teknik Informatika dan Sistem Informasi Bandung, 9 April 2015 ISBN: 978-602-72127-1-8 206  pengujian black box, semua fitur pada aplikasi yang dibangun  pada penelitian ini berfungsi dengan baik. Aspek efektifitas akan didasarkan pada kuisioner terhadap 11 responden dimana 9 dari 11 responden tersebut adalah  pemain angklung. Statistik responden dapat dilihat pada Tabel III. Jumlah responden yang digunakan dalam penelitian ini tidak terlalu banyak mengingat jumlah pemain angklung sangatlah terbatas. Hasil kuisioner terhadap aplikasi pembangkit partitur angklung yang dibangun pada penelitian ini dapat dilihat pada Tabel IV. Setiap aspek parameter pada kuisioner diisi bilangan  bulat dengan range 1 hingga 5 dimana 1 bernilai sangat buruk, 3 bernilai netral, dan 5 bernilai sangat baik. Hasil kuisioner yang cukup tinggi (dengan nilai rerata setiap aspek parameter diatas 4) menunjukkan bahwa aplikasi yang dibangun pada  penelitian ini dapat memenuhi kebutuhan pengguna. TABEL   III STATISTIK    RESPONDEN Parameter   Nilai   Jumlah total responden 11  Persentase responden pemain angklung 81.82% Persentase responden awam 18.18% Jumlah responden yang pernah menulis  partitur angklung 18.18% TABEL   IV HASIL   KUISIONER Parameter   Nilai rerata   Tingkat kenyamanan / ramah terhadap  pengguna 4.00 (nyaman) Tingkat efektivitas 4.00 (efektif) Tingkat relevansi terhadap partitur 4.36 (relevan) Tingkat kegunaan fitur multi-baris 4.54   (membantu)   V.   S IMPULAN  Dalam penelitian ini, Aplikasi pembangkit partitur angklung telah berhasil dibuat dimana aplikasi ini dibangun dalam lingkungan web. Pembangunan aplikasi dalam lingkungan web diterapkan agar pengguna dapat menggunakan aplikasi tanpa perlu melakukan instalasi seperti  program pada umumnya. Aplikasi ini dibangun berdasarkan fitur-fitur yang dibutuhkan dalam pembuatan partitur angklung pada umumnya. Berdasarkan pengujian dalam aspek fungsionalitas, semua fitur aplikasi ini berfungsi dengan baik dan memiliki respon yang sesuai dengan respon yang diharapkan dalam pengujian  black box. Pada aspek efektifitas, aplikasi ini sudah mampu memenuhi kebutuhan pengguna. Hal ini terlihat dari hasil kuisioner dimana nilai rerata setiap aspek parameter bernilai lebih atau sama dengan empat. U CAPAN T ERIMA K  ASIH  Penelitian ini dapat terlaksana atas dukungan dan bantuan dari Ms. Paphutsorn Wongratanapitak selaku direktur dari Kansadaeng Watthanatham, Co., Ltd., Ms. Roswita Amelinda selaku perwakilan perusahaan di Indonesia, tim angklung Psymphonia Padjadjaran dari Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran, dan tim angklung Gita Rasa Swara Interna dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. D AFTAR P USTAKA   Angklung Web Institute. (2006, July 9).  AWI Angklung FAQ: Apakah  Alat Musik Angklung, Angklung Pentatonis, dan Angklung Padaeng ? Retrieved March 16, 2011, from Angklung Web Institute: http://www.angklung-web-institute.com/content/blogcategory/111/101/lang,id Shinn, M. (2013).  Instant     MuseScore . Birmingham, United Kingdom: Packt Publishing. Spreadbury, D., Finn, B., & Finn, J. (2011, November). Sibelius 7 Reference Guide. Retrieved February 15, 2015, from Sibelius - the leading music composition and notation software: http://hub.sibelius.com/download/documentation/pdfs/sibelius710- reference-en.pdf Tolbert, J. (2011). Take Control of Making Music with GarageBand. TidBITS Publishing Inc. Budi, E. M., Suhada, A., Dipojono, H. K., Handojo, A., & Sarwono, J. (2013). Text Based Chipper Notation for Angklung M usic Compositions. The Second Inte (Shinn, 2013)rnational Conference on Informatics Engineering & Information Science (pp. 142-154). Kuala Lumpur: The Society of Digital Information and Wireless Communications. Afiffa, S. (2010). Program Konversi Berkas Not Angka Ke Format Musik MIDI. Institut Teknologi Bandung, Teknik Informatika, Bandung. Paparone, J. (2006, July). Music Theory / Time / Sound and silence. Retrieved December 26, 2014, from MusicArrangers.com: http://www.musicarrangers.com/star-theory/t01.htm Paparone, J. (2006, July). Music Theory / Time / Compound time beats in simple time. Retrieved December 26, 2014, from MusicArrangers.com: http://www.musicarrangers.com/star- theory/t11.htm Schmidt-Jones, C. (n.d.). pitch: music notation: sharp natural flat notes. Retrieved December 26, 2014, from Music The ory: http://www.about musictheory.com/sharp-flat-pitch.html Kjelin, H. (2008, April 14). CVI • View topic - Where is C4? What frequency is A3? - pitch notation updated. Retrieved December 26, 2014, from Complete Vocal Institute Forum: http://completevocalinstitute.com/ forum/viewtopic.php?t=4482 Dol metsch Organisation. (2014, September 12). Dolmetsch Online - Chart of Musical Symbols. Retrieved January 12, 2015, from Dol metsch Online: http://www.dol metsch.com/musicalsymbols.htm
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks